Kencan Dengan Tuhan. Rabu, 23 Desember 2015

Bacaan:

Ibrani 12:14

“Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.”

Renungan:
Di dalam kehidupan bangsa Israel, ada sebuah simbol tentang kehadiran Tuhan, yaitu Tabut Perjanjian. Dalam berbagai peristiwa, sangat nyata bahwa kehadiran tabut perjanjian membawa kemenangan bagi bangsa Israel di dalam peperangan. Tetapi sesungguhnya kehadiran Tuhan bukan semata-mata berada di tabut itu tetapi di tengah-tengah bangsa Israel. Dan syarat kehadiran Tuhan adalah mereka harus hidup dalam kebenaran. Ketika keluarga Eli menjabat sebagai pemimpin keagamaan di Israel, kehidupan rohani dan moral bangsa Israel mengalami kemerosotan. Tetapi mereka merasa bahwa Tuhan terus ada bersama mereka, sebab tabut perjanjian masih ada pada mereka. Oleh sebab itu ketika mereka kalah dalam peperangan melawan orang Filistin, mereka membawa tabut itu ke medan peperangan. Namun ternyata mereka kalah dalam peperangan itu untuk kedua kalinya. Lebih parah lagi Hofni dan Pinehas ikut tewas dan tabut itu dirampas oleh orang-orang Filistin. Suatu hal yang memalukan. Sebab mereka hanya membawa simbol dan bukan kehadiran Tuhan yang sebenarnya. Kita juga mempunyai banyak simbol iman seperti kalung salib, Alkitab, stiker dan hiasan dinding bernuansa kristiani. Tetapi apa arti semua itu jika kita tidak benar-benar merasakan kehadiran Tuhan. Simbol- simbol itu tidak akan bisa mengalahkan musuh-musuh kita yaitu persoalan hidup apalagi kuasa kegelapan. Kita bisa mengalahkan musuh-musuh itu jika Tuhan bersama kita. Untuk itu supaya Tuhan bersama kita, kita harus hidup dalam kebenaran dan kekudusan serta meningkatkan kualitas persekutuan kita dengan Tuhan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, penuhi aku dengan kuasa RohMu agar aku dapat hidup dalam kebenaran dan kekudusan agar Engkau dapat tinggal sepenuhnya di dalam diri dan hidupku. Amin. (Dod).