Kencan Dengan Tuhan. Kamis, 28 Januari 2016

Bacaan:

Ayub 23:10 “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.” Renungan:

Ada kisah tentang seorang berbadan gemuk yang dengan terpaksa harus memikul berkarung-karung beras setiap hari karena ia adalah kuli angkut. Tubuhnya sendiri sudah merupakan beban yang berat ditambah lagi dengan karung-karung beras yang harus dipikulnya. Tapi beberapa bulan kemudian, ia terbebas dari penyakit jantungnya karena dengan memikul karung-karung beras itu rupanya ia berolah raga secara teratur dan jantungnya bisa normal kembali. Banyak orang merasa stres karena menanggung beban berat di dalam hidupnya. Tuhan mau kita menjadi orang-orang yang kuat, yang bisa berdiri teguh dan tak tergoyahkan di dalam kehidupan ini. Itu sebabnya Ia melatih dan melatih kita dengan beban berat dalam hidup ini. Jangan berkata kalau kita menanggung beban, Tuhan sedang menghukum. Ia sedang melatih prajurit-prajuritnya menjadi prajurit yang tahan banting. Prajurit yang tidak cengeng di dalam menghadapi segala masalah dan beban. Prajurit yang mandiri dan gagah berani yang bisa menguatkan orang yang ada di dalam kelemahan karena mereka sendiri sudah mengerti apa artinya beban dan sudah menang atasnya. Prajurit yang mampu menghibur dan menguatkan mereka yang menderita sakit karena mereka sendiri sudah mengalami derita penyakit tetapi mereka dapat mengatasi melalui kekuatan yang dari Tuhan. Kita harus bersyukur karena beban hidup yang kita alami selain membuat kita bisa terbang lebih tinggi Ia pun berjanji akan selalu memberi kekuatan yang baru setiap hari untuk kita bisa melalui dan menanggung segalanya. Tuhan memberkati.

Doa:

Yesus, aku ingin bersyukur atas segala sesuatu yang Engkau lakukan di dalam hidupku. Ajarilah aku untuk memandang beban-beban yang ada sebagai sarana pembentukan diriku menjadi pribadi yang tahan uji. Amin. (Dod).