Kencan Dengan Tuhan. Minggu, 24 Januari 2016

Bacaan:

Kejadian 2:18

“TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Renungan:
Seorang biarawan bernama San Xavier del Bac mengatakan, “Tuhan memang menciptakan laki-laki sebelum perempuan, tetapi dalam kehidupan, manusia selalu menciptakan konsep dasar sebelum menghasilkan sebuah karya akhir.” Pernyataan ini menarik, karena yang mengungkapkannya bukanlah para pemimpin wanita yang handal untuk membuktikan kehebatan kaum wanita itu sendiri. Ketika Xavier melakukan perjalanan misi untuk mewartakan Injil ke Tucson, Arizona, ia mengalami banyak sekali tantangan dari penduduk asli. Setelah perjuangan panjang untuk memperkenalkan kasih Tuhan kepada masyarakat di sana melalui jalur pendidikan dan sosial, akhirnya jalan mulai terbuka. Xavier mulai menempatkan para wanita sebagai pemimpin kelompok dan melalui para wanita ini Xavier melihat banyak sekali perubahan signifikan yang terjadi. Baik pria maupun wanita, keduanya memiliki pendekatan yang berbeda dalam memimpin. Wanita memang disebut kaum lemah, karena secara fisik pria jauh lebih kuat. Tapi bukan berarti kualitas kepemimpinan kaum wanita lebih rendah daripada pria, karena kedua kaum ini memiliki titik kekuatannya masing-masing. Wanita diberikan oleh Allah kepada pria sebagai penolong yang sepadan. Jenis kelamin, kemampuan intelektual, pengetahuan yang terbatas ataupun usia jangan membuat anda merasa minder dan takut untuk melangkah masuk dalam rencana Tuhan yang besar. Pria ataupun wanita bisa dipakai Tuhan menjadi alatNya. Jika pria dan wanita bekerja sama menggabungkan kekuatan yang mereka miliki, maka sebuah kegerakan besar akan terjadi bagi kemajuan Kerajaan Tuhan di muka bumi ini.

Doa:
Yesus, pakailah aku sebagai alatMu. Aku menyadari kelemahanku, tapi aku percaya dibalik kelemahanku ada kekuatan Tuhan yang senantiasa menyertaiku. Amin. (Dod).