Kencan Dengan Tuhan. Selasa, 23 Februari 2016

Bacaan:
Amsal 17:17
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.”

Renungan:
Setelah Saipul Jamil ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan anak, begitu banyak orang yang mencela dan mencaci maki atas apa yang dilakukannya itu. Tetapi tidak sedikit pula yang memberi kekuatan dan peneguhan. Salah satunya adalah Inul Daratista. Dalam akun instagramnya, Inul menuliskan, “Kalau kamu sudah tenang, beres mbakmu ini akan tengok ya dik. Suatu saat aku diam-diam datang padamu, tak bawakan es puding kesukaanmu dan buah-buah makanan yang enak-enak yah dik. Oke take care.” Menanggapi tulisan Inul tersebut banyak penggemar yang memuji apa yang diperbuat Inul, salah satunya menuliskan, “Jika ingin tau siapa temenmu itu saat kamu kena musibah begini… Jika ingin tau siapa musuhmu itu saat kamu bahagia… Dari situ pasti akan ketahuan dengan sendirinya.” Sahabat adalah mereka yang selalu hadir kapanpun kita perlu dan memberi apapun yang kita butuhkan untuk bertumbuh. Seorang bijak pernah berkata, “Teman datang, teman pergi, tetapi sahabat sejati ada di sana membantu kita bertumbuh.” Kita mungkin mempunyai segudang teman, tetapi tidak semua dari mereka bisa menjadi sahabat kita. Sahabat adalah orang yang kepada mereka kita nyaman menceritakan mimpi, beban hati atau kegalauan yang kita rasakan. Bangunlah persahabatan sebanyak mungkin, karena persahabatan akan membawa kita menikmati keindahan hidup di dunia yang selalu berubah. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, terima kasih untuk sahabat yang hadir dalam hidupku. Melalui mereka kini aku bisa bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Kini ajarilah aku agar kehadirankupun dapat membawa kebaikan bagi sahabat dan orang-orang di sekitarku, sehingga namaMu semakin dimuliakan selama-lamanya. Amin. (Dod).