Kencan Dengan Tuhan. Jumat, 29 April 2016

Bacaan:

1 Petrus 3:8
“Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati.”

Renungan:
Suatu ketika, Jean Valjean mencuri sepotong roti untuk memberi makan anak saudara perempuannya yang kelaparan. Setelah dipenjara selama 19 tahun, ia dibebaskan. Sebagai seorang narapidana, ia tidak bisa mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu ia datang ke rumah seorang pendeta tua yang baik, yang dengan murah hati memberinya makan dan tempat untuk beristirahat malam itu. Malam itu ia kembali tergoda untuk mencuri di rumah sang pendeta. Lalu ia pun mencuri piring perak sang pendeta dan menyelinap pergi. Tetapi tidak lama kemudian ia berhasil ditangkap dan dibawa kembali ke rumah sang pendeta. Pendeta yang baik itu berkata, “Sayalah yang memberikan barang-barang itu kepadanya. Dan Jean, kamu lupa mengambil tempat lilinnya juga.” Jean sungguh terperanjat menerima kebaikan semacam itu. Hal ini kemudian membuatnya menerima keselamatan. Sebuah perbuatan baik yang kecil pun dapat membelokkan seorang pedosa kepada Sang Juruselamat. Perbuatan baik yang keluar dari hati yang tulus akan terlihat bersinar. Seringkali orang-orang menganggap berbuat baik terhadap orang yang jahat adalah sebuah kebodohan. Namun Tuhan dapat mengubahnya menjadi sebuah kebaikan, yaitu pertobatan. Mari kita berusaha untuk menjadi orang yang penuh kebaikan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, terima kasih untuk semua kebaikan yang telah kuterima dariMu selama ini. Bukalah hatiku agar akupun mampu menjadi saluran berkat bagi orang lain, terutama mereka yang mengalami penderitaan. Sehingga dengan demikian namaMu semakin dimuliakan. Amin. (Dod).