Kencan Dengan Tuhan. Rabu, 25 Mei 2016

Bacaan:

Imamat 25:17
“Janganlah kamu merugikan satu sama lain, tetapi engkau harus takut akan Allahmu, sebab Akulah Tuhan, Allahmu.”

Renungan:
Ketika masih kecil, J. C. Penney memulai usaha pertamanya dengan memelihara babi di peternakan ayahnya. Para tetangga menawarinya sisa makanan untuk makanan babi. Ketika Penney menjual babi pertamanya dan mendapatkan keuntungan, ia membeli lebih banyak babi dan memperoleh lebih banyak keuntungan. Namun para tetangga pada akhirnya mulai mengeluh mengenai bau dan keributan yang berasal dari peternakan Jim. Ayah Penney memerintahkan anaknya untuk menjual babi-babi tersebut. Penney terkejut. Ia berbantah dengan ayahnya dengan mengatakan semua babi memang bau dan berisik. Lagipula para tetangga tidak mempunyai urusan untuk memberitahu mereka apa yang harus mereka lakukan. Ayah Penney mendengarkan semua perkataan anaknya dan kemudian berkata, “Kamu tidak berhak mendapatkan uang jika dengan melakukan hal tersebut kamu merugikan orang lain.” Akhirnya Penney menjual babi-babi tersebut dengan penuh penyesalan. Tetapi ayahnya yang saleh telah mengajari dia sebuah pelajaran pada hari itu yaitu untuk menghargai orang lain. Ayah adalah kepala keluarga bagi istri dan anak-anaknya. Ayah memiliki peranan besar untuk menanamkan kedisiplinan dan membentuk karakter anak-anaknya. Mari kita berdoa agar Roh Kudus mengurapi setiap ayah dengan urapan seorang imam, sehingga dapat menjadikan anak-anaknya menjadi pribadi yang taat pada perintah Allah. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, terima kasih atas papa yang telah Kau berikan padaku. Walaupun ia bukan pribadi yang sempurna, tetapi dia adalah hadiah terbesar dalam hidupku. Berkatilah papa dan urapilah dia dengan kuasaMu, sehingga kehadirannya dapat menampakkan kehadiranMu sendiri dalam keluarga kami. Amin. (Dod).