Kencan Dengan Tuhan. Rabu, 29 Juni 2016

Bacaan:

Amsal 2:7
“Ia menyediakan pertolongan bagi orang yang jujur, menjadi perisai bagi orang yang tidak bercela lakunya.”

Renungan:
Suatu ketika saat membagikan hasil ulangan untuk murid-murid, tiba- tiba ada seorang murid yang mendapat nilai 100 datang kepada saya. Ia mengatakan bahwa nomor sekian ia salah menjawab sehingga nilainya seharusnya bukan 100. Setelah saya liat memang di nomor tersebut jawabannya kurang lengkap. Lalu dengan tersenyum saya mengatakan, “Karena kamu jujur maka saya memberikan bonus nilai. Nilaimu tetap 100.” Pada zaman modern ini kejujuran adalah sesuatu yang langka untuk ditemui. Orang jujur adalah orang yang mempunyai moral yang baik dan diwujudkan dalam tindakan yang tidak bercela. Tuhan bukan saja senang, tetapi Ia memberikan jaminan perlindungan, sehingga kejahatan tidak akan mengalahkannya. Dengan jaminan itu maka orang jujur tidak perlu takut tentang kehidupan dan masa depannya. Apakah Tuhan memercayakan kepada kita harta, pekerjaan atau jabatan yang tinggi atau tidak, itu bukan masalah. Permasalahannya adalah kita jujur atau tidak. Tuhan menuntut kita jujur dalam segala perkara, baik yang kecil apalagi yang besar. Kejujuran merupakan jalan untuk mendapatkan kesuksesan karena Tuhan yang akan mempromosikan kita dan menjadi pembela kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, terima kasih untuk segala sesuatu yang telah Kau percayakan padaku. Mampukan aku untuk bertindak jujur dalam segala hal. Aku yakin masa depanku indah dan terjamin bersama dengan Engkau. Amin. (Dod).