Kencan Dengan Tuhan. Sabtu, 23 Juli 2016

 

Bacaan:

Kisah Para Rasul 15:27

“Maka kami telah mengutus Yudas dan Silas, yang dengan lisan akan menyampaikan pesan yang tertulis ini juga kepada kamu.”

Renungan:

Kurir adalah utusan yang menyampaikan sesuatu yang penting kepada pihak kedua. Sayang, akhir-akhir ini orang jahat menodai arti positif dari kurir. Kita bisa melihat hal tersebut dari adanya kurir paket bom atau kurir narkoba.
Dalam Alkitab, Silas adalah contoh seorang kurir yang baik. Ia diberi tugas untuk membawa hasil keputusan sidang di Yerusalem tentang keselamatan dan praktek hidup orang percaya bagi jemaat di Antiokhia. Untuk itu dia harus menjaga keputusan tersebut dengan sungguh-sungguh sehingga bisa sampai kepada yang berhak menerimanya dengan utuh. Ini menunjukkan bahwa dia adalah seorang kurir yang bertanggung jawab. Kita juga adalah kurir Tuhan. Sebagai kurir Tuhan yang baik, kita harus membawa sesuatu yang baik dalam diri kita. Sesuatu yang baik itu bukanlah gosip, fitnah, cemoohan, olok-olok, dusta atau kata-kata yang menjatuhkan. Sesuatu yang baik itu adalah firman Tuhan. Firman Tuhan akan menghibur dan menasihati orang, tetapi gosip dan teman-temannya tersebut akan menghancurkan orang. Sebagai kurir Tuhan yang baik, kita harus menjaga firman Tuhan itu hingga sampai kepada setiap orang. Keputusan-keputusan Tuhan tentang keselamatan, surga dan neraka harus dengan utuh sampai kepada pendengar. Selain firman Tuhan, kita harus membawa sikap hidup yang baik. Kadang firman Tuhan ditolak gara-gara sang kurir yang berkelakuan buruk sekalipun firman yang dibawanya adalah benar. Oleh sebab itu, mari, apa yang sudah ditanamkan dalam diri kita, yaitu karakter yang baik, kita wujudkan di dalam perbuatan nyata. Tuhan memberkati.

Doa:

Yesus, urapilah pikiran, perkataan dan perbuatanku dengan kuasaMu, sehingga apa yang ku pikirkan, ku katakan dan ku perbuat sesuai dengan kehendakMu. Yesus, pakailah aku sebagai kurirMu. Amin. (Dod).