Kencan Dengan Tuhan. Minggu, 21 Agustus 2016

Bacaan:

Amsal 24:16

“Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana.”

Renungan:
Seorang koki sedang membuat kue. Namun setelah menyelesaikan pekerjaannya, baru ia sadar bahwa ia telah melakukan satu kesalahan. Ia lupa memasukkan baking powder ke dalam adonan kue coklatnya. Hasilnya setelah dipanggang kue coklat tersebut tidak mengembang alias bantat. Tekstur kue coklat yang seharusnya tebal, lembut dan berpori-pori menjadi agak padat dan basah. Namun siapa yang menyangka pada akhirnya hasil dari adonan yang gagal ini justru banyak disukai orang sampai saat ini. Kue itulah yang kita sebut sebagai brownies.
Pada awal keadaannya, Daud sangat baik. Ia dikasihi oleh banyak orang dan juga dikasihi oleh Tuhan karena sikapnya yang mengandalkan Tuhan. Namun karena satu kesalahan yang ia buat, yaitu perzinahan, semua kegemilangannya seolah-olah hilang terhapus oleh kesalahannya. Tetapi karena hatinya lembut, ia pun bertobat. Hidupnya pun dipulihkan walau ia tetap harus menerima akibat dari kesalahannya itu. Dan dalam pandangan Tuhan, Daud tetap dianggap sebagai orang benar.
Di dalam perjalanan hidup ini, tidak seorangpun yang luput dari kesalahan. Tetapi sadarilah, kesalahan yang kita buat bisa menjadi pengalaman penting untuk kehidupan ke depan. Justru ketika kita seakan-akan kehilangan kekuatan sebagai akibat kesalahan yang kita buat, kita didorong untuk mengandalkan Tuhan. Walau kelihatannya semua berantakan, kalau kita kembali dan berserah pada Tuhan, kita bisa menghasilkan yang baik dari kesalahan kita. Ketika kita memilih untuk bangkit, berubah dan berserah kepadaNya, maka Ia akan membawa kita pada jalan-jalanNya. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, beri aku kemauan untuk bangkit dari kesalahan yang pernah aku buat. Jangan biarkan aku terlena dan terus melakukan kesalahan tersebut agar tidak menjadi penghalang bagi kuasaMu untuk bekerja dalamku. Amin. (Dod).