Kencan Dengan Tuhan. Minggu, 28 Agustus 2016

Bacaan:

Kolose 3:13
” ….. dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.”

Renungan:
Beberapa hari yang lalu ada seorang ibu usia setengah baya bercerita kepada bahwa suaminya itu “nakal”, suka berselingkuh. Sudah banyak orang yang menasihati bahkan Pastor juga menasihati, tetapi semuanya tidak pernah digubris. Akhirnya 10 tahun lalu suaminya itu kena stroke. Si ibu berkata, “Jujur pak, kalau saya mau meninggalkan dia, saya bisa. Anak-anak pun sudah tidak peduli dengannya dan menyuruh saya untuk meninggalkannya. Tetapi saya tidak melakukannya karena saya pernah berjanji di hadapan Tuhan dalam janji pernikahan untuk tetap setia dalam keadaan apapun dengan pasangan saya. Sebenarnya saya sudah jijik dengannya, dan dan sudah tidak ada rasa cinta lagi dengannya. Tetapi saya tidak mau mengkhianati janji saya dengan Tuhan. Saya selalu berusaha untuk mengampuni, tapi rasanya sulit. Tolong doakan saya supaya saya bisa mengampuninya.”
Mengampuni di tengah situasi yang sulit dan dengan perasaan yang sakit, bukanlah keputusan yang mudah. Namun pimpinan Roh Kudus akan membuat kita dapat melakukannya. Mengampuni adalah sebuah pilihan. Mengampuni mungkin akan terasa menyakitkan, mengingat semua kepahitan yang kita alami perbuatan orang lain. Akan tetapi lebih menyakitkan lagi bila kita tidak mengampuni. Firman Tuhan berkata, “Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang , Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” Ketika kita tidak dapat mengampuni, maka setiap permohonan ampun yang kita naikkan di hadapan Bapa akan menjadi sia-sia. Lepaskanlah pengampunan dan hiduplah dengan bebas tanpa beban sakit hati. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, saat ini aku berdoa untuk …… yang telah menyakiti hatiku. Beri aku hati untuk bisa mengampuninya, agar beban berat di hatiku dapat terlepas. Amin. (Dod).