Kencan Dengan Tuhan. Rabu, 21 September 2016

Bacaan:

Yosua 1:9

“Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.”

Renungan:
Liao Jingwen adalah seorang gadis berusia 22 tahun dari negeri Cina yang mempunyai semangat tinggi dan suka tantangan. Setelah lulus kuliah ia berencana akan keliling kota di Cina bersama teman-temannya. Selama 2 minggu ia bersama teman-temannya hendak melewati gunung dan bukit hanya dengan mengendarai sepeda. Namun orang tua Jingwen tidak menyetujui rencana tersebut. Jingwenpun meyakinkan orang tuanya bahwa ia mampu melakukannya. Demi menghormati keputusan anaknya, akhirnya ayahnya pun mengijinkannya. Namun tanpa sepengetahuan Jingwen, sang ayah membuntutinya dari kejauhan. Hal ini dilakukannya hanya untuk memastikan keberadaan anaknya akan baik-baik saja.
Dalam menghadapi persoalan hidup ini kita akan diperhadapkan oleh berbagai keputusan. Dan dalam setiap keputusan yang diambil tentu ada risiko yang harus kita tanggung. Adakalanya Tuhan mengijinkan kita menghadapi situasi yang sulit dengan tujuan mendewasakan iman rohani kita. Meskipun demikian, Ia tidak pernah membiarkan kita berjalan sendirian. Ketika kita harus melewati gunung dan bukit persoalan hidup ini, ketahuilah bahwa Tuhan selalu ada bersama dengan kita. Dan di saat kita menghadapi terjalnya kehidupan ini, percayalah bahwa Tuhan akan menolong kita tepat pada waktunya. Maka dari itu janganlah merasa takut ataupun ragu menghadapi persoalan hidup ini, sebab tangan pemeliharaanNya akan selalu menjaga kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, aku bersyukur padaMu karena Engkau senantiasa ada untukku. MataMu tidak pernah berkedip untuk selalu mengawasiku di mana pun aku berada. Dan tanganMu tidak pernah lelah untuk menopang dan menuntun di setiap langkah hidupku. Kini hatiku menjadi tenang untuk menjalani hidup ini, karena Engkau selalu ada bersamaku. Amin. (Dod).