Kencan Dengan Tuhan. Senin, 26 September 2016

Bacaan:

Yeremia 17:7

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”

Renungan:
Suatu ketika Yesus melihat seorang lumpuh sedang terbaring di dekat kolam Betesda. Ia menunggu malaikat Tuhan yang sewaktu-waktu akan turun ke dalam kolam itu dan mengguncangkan air yang ada di dalamnya. Sebab barangsiapa yang lebih dulu masuk ke dalam kolam itu akan menjadi sembuh. Yesus mengetahui bahwa orang lumpuh itu telah lama berada dalam keadaan demikian. Untuk itu Ia menawarkan kesembuhan kepada orang lumpuh itu dengan bertanya, “Maukah engkau sembuh?” Orang lumpuh itu ternyata masih berfokus pada masalahnya sehingga ia menjawab, “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.” Seharusnya orang lumpuh itu hanya perlu menjawab, “Ya”. Tetapi, orang lumpuh itu seolah-olah menyalahkan orang lain atas kondisi yang ia alami.
Terkadang kitapun sama seperti orang lumpuh tersebut. Ketika kita terlampau mengandalkan orang lain, kita sudah menjadikan diri tidak berdaya, menjadikan hati kecewa dan tidak jarang mempersalahkan orang lain atas keadaan yang kita alami. Terlebih daripada itu, kita tidak dapat melihat pertolongan yang Tuhan tawarkan kepada kita.
Untuk itu kita harus belajar mengandalkan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus adalah sumber kekuatan dan pengharapan kita. Sebagai orang percaya, sudah seharusnya kita mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan kita, karena diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan. Jika dahulu kita tidak mengandalkanNya, sekarang sudah saatnya kita mengandalkan Tuhan. Nantikanlah perkara ajaib yang akan Ia kerjakan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, jamahlah hatiku agar aku mulai dapat untuk mengandalkan Engkau dalam setiap segi kehidupanku. Aku membutuhanMu Yesus, masuklah dan kuasailah seluruh keberadaan diriku ini. Amin. (Dod).