Kencan Dengan Tuhan. Jumat, 25 November 2016

Bacaan:

Yesaya 40:31

“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”

Renungan:
Toni Melendez terlahir tanpa kedua tangan. Semasa kecil, orang tuanya pernah memasangkan lengan palsu kepadanya namun setelah itu ia menolaknya, “Saya merasa tidak nyaman memakainya. Lagi pula saya masih memiliki kaki,” ucap Toni. Sejak saat itu Toni belajar memaksimalkan fungsi kakinya. Hingga dunia mengenalnya karena permainan gitarnya dengan menggunakan kedua kakinya. Walau ia tak memiliki lengan, dengan kakinya ia berhasil memainkan setiap nada dengan baik, bahkan sangat baik.
Seorang lain yang juga terlahir tanpa lengan pernah berkata, “Jika saya tidak memiliki lengan untuk melukis, saya masih memiliki kaki untuk melukis. Jika tidak memiliki kaki, saya masih memiliki mulut untuk menggunakan kuas agar saya tetap melukis. Bahkan jika saya harus kehilangan mulut juga, saya tetap masih dapat melukis di dalam pikiran saya. Jadi apapun keadaan saya, saya akan tetap melukis.” Ini adalah perkataan yang sangat optimis. Ia tidak pernah menyalahkan siapapun atas keadaannya. Karena di dunia ini bukan hanya dia yang terlahir dengan kekurangan, tetapi semua orang juga terlahir dengan kekurangannya masing-masing.
Jadi, seperti apapun keadaan kita saat ini, kekurangan dalam bentuk apapun yang kita miliki, jangan biarkan langkah kita terhenti olehnya. Teruslah berkarya dan berguna bagi orang lain. Jika orang lain bisa, kita pun pasti bisa. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, ajarilah aku selalu bersyukur atas keadaan diriku saat ini. Jangan biarkan keluh kesah keluar dari mulutku saat aku tidak bisa melakukan sesuatu. Tapi tanamkan dalam pikiranku bahwa masih banyak orang yang tetap bersukacita walau keadaan fisik mereka tidak lengkap seperti ku. Amin. (Dod).