Kencan Dengn Tuhan. Selasa, 29 November 2016

Bacaan:

Yakobus 1:2-3

“Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.”

Renungan:
Di dunia ini tidak ada satupun yang dapat bertahan lama. Tak selamanya kebahagiaan dapat kita rasakan dan tak selamanya pula kita bergelut dalam penderitaan. Masa-masa sulit tak akan bertahan lama, apalagi jika kita menjadi orang-orang yang tangguh di dalam menghadapi masa-masa sulit tersebut.
Masalah dalam hidup ini adalah musuh bagi orang yang kecut hatinya, sebaliknya adalah guru yang baik bagi orang tangguh. Bagaikan batu asah, itulah masalah hidup. Masalah dalam hidup ini mengikis kebiasaan buruk, menajamkan daya peka kita terhadap suara Tuhan, membentuk karakter dan menghaluskan sifat yang keras. Perih dan sakit itu pasti. Namun bersyukurlah karena kita adalah orang-orang yang beruntung yang mendapat giliran untuk dibentuk menjadi semakin indah.
Mari kita sama-sama belajar menjadi orang-orang yang tangguh. Tetap menari meski di tengah badai. Tetap berjuang meski jalan keluar tak kunjung kita temukan. Tetap mengharapkan mentari meski yang terlihat awan tebal. Sebab badai pasti berlalu setelah memorak-porandakan, jalan keluar pasti ditemukan setelah kita mencarinya, mentaripun akan bersinar setelah awan tebal berlalu. Kita akan menjadi tangguh hanya jika kita berpegang teguh pada Tuhan, sebab Tuhan Gunung Batu yang kokoh itu akan memberi kekuatan kepada kita. Mari, lewati masa-masa sulit, dan tampillah sebagai pemenang. BersamaNya kita pasti bisa. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, bersamaMu aku pasti bisa melalui masa-masa sulit yang penuh ketakutan, penderitaan dan air mata ini. Sebab aku percaya Engkau adalah gunung batu keselamatanku dan bersamaMu aku tak akan goyah. Amin. (Dod).