Kencan Dengan Tuhan. Kamis, 22 Desember 2016

Bacaan:

Markus 10:51

Tanya Yesus kepadanya: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab orang buta itu: “Rabuni, supaya aku dapat melihat!”

Renungan:
Di dalam kisah Bartimeus diceritakan bahwa ketika Bartimeus yang buta berteriak-teriak di pinggir jalan Yerikho, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” banyak orang mencoba untuk menghentikan jeritan hatinya. Tetapi Bartimeus berseru semakin kuat. Ketika Yesus memanggilnya, ia menanggalkan jubahnya dan segera pergi menghadap Yesus. Lalu Yesus bertanya, “Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?”
Hal itu sungguh merupakan suatu tawaran yang indah, yang juga merupakan sebuah pertanyaan yang selalu Tuhan ajukan pada kita. Tetapi seringkali kita tidak dapat mendengarnya karena kita tidak memiliki sikap hati yang benar seperti Bartimeus. Bartimeus memang memiliki mata jasmani yang buta, namun ia memiliki mata iman yang mampu menembus dinding keterbatasan untuk melihat kuasa Yesus tercurah atas dirinya. Sebaliknya kita yang memiliki mata jasmani yang melihat, namun memiliki sikap hati dan mata iman yang buta, sehingga kita hanya berputar-putar pada situasi yang buntu. Mata iman yang buta akan mendatangkan kelumpuhan mujizat Tuhan dalam hidup kita. Bartimeus pun menanggalkan jubahnya ketika dipanggil Yesus, agar tidak ada sesuatu pun yang akan memperlambat langkahnya menghampiri Yesus, sehingga dengan segera ia mendapatkan Yesus.
Apa jubah yang telah memperlambat langkah kita untuk menghampiriNya? Tanggalkan segala jubah keraguan karena Ia yang memanggil kita memiliki jawaban atas segala persoalan kita. Belajarlah pula dari sikap hati Bartimeus, sehingga mampu mengusir kebutaan rohani kita sehingga kita mampu mengalami kuasaNya di dalam hidup kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, buka hatiku agar aku mampu menanggapi panggilanMu dan memandang Engkau dengan mata iman sehingga aku dapat mengalami kuasaMu di dalam hidupku. Amin. (Dod).

Share this Post!

About the Author : Mudika Liturgi