Kencan Dengan Tuhan. Sabtu, 17 Desember 2016

Bacaan:

Ibrani 13:16
“Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.”

Renungan:
Saat Daud dalam pelariannya dari Saul, Daud sampai di Gua Adulam. Di sini Daud menerima kunjungan keluarganya dan orang-orang yang tersingkir. Dikatakan dalam 1 Samuel 22:2, “Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.” Saat itu sebenarnya Daud membutuhkan empati, sebab hidup dalam pelarian adalah hidup dalam kesepian, penderitaan dan bahaya maut. Tetapi saat dia sangat membutuhkan empati pun, Daud sanggup menunjukkan empatinya kepada 400 orang yang datang kepadanya, yang kemungkinan besar tidak membawa penghiburan baginya. Mungkin ada di antara mereka yang sudah tidak memiliki rumah lagi atau sudah menyerahkan anaknya untuk menjadi budak karena hutang yang besar. Mungkin ada di antara mereka yang pernah dianiaya sehingga sakit hati. Yang jelas mereka adalah barisan orang-orang yang membutuhkan empati orang lain dan Daud mencukupkan kebutuhan mereka dan menjadi pemimpin mereka.
Mungkin anda pernah berkata, “Aku saja membutuhkan, bagaimana aku bisa menolong dia,” atau “Ini kan hasil jerih payahku, enak saja diberikan kepadanya.” Ingatlah bahwa Allah memanggil kita untuk berbelas kasihan kepada orang lain. Jika kita rela berbelas kasihan kepada orang lain, maka Allah sendiri yang akan mencukupkan kebutuhan kita. Mari kita mulai membuktikan empati kita tidak hanya dengan kata-kata saja, tetapi dengan perbuatan, sehingga melalui semua itu nama Tuhan semakin dimuliakan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, kini aku sadar mengapa orang-orang lemah dan tersingkir Kau tempatkan dekatku. Itu semua karena Engkau menghendaki aku mau menunjukkan empatiku kepada mereka. Amin. (Dod).

Share this Post!

About the Author : Mudika Liturgi