Kencan Dengan Tuhan. Rabu, 9 Desember 2015

Bacaan:

Kejadian 27:40

“Engkau akan hidup dari pedangmu dan engkau akan menjadi hamba adikmu. Tetapi akan terjadi kelak, apabila engkau berusaha sungguh-sungguh, maka engkau akan melemparkan kuk itu dari tengkukmu.”

Renungan:
Martha Tilaar berpendapat bahwa nasib atau perjalanan hidup seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri. Seandainya ia menyerah pada nasib, maka ia akan tetap menjadi guru, walaupun guru juga profesi yang mulia. Tetapi Martha Tilaar ingin lebih dari itu. Sekarang banyak orang yang mengenal Sariayu Martha Tilaar. Sejalan dengan Martha Tilaar, bertahun-tahun sebelumnya, Miguel de Unamuno, seorang penulis dari Spanyol yang hidup tahun 1864-1936 berkata, “Roda kehidupan tak mudah ditebak. Jika kita percaya padanya tanpa sedikitpun keraguan, sama saja dengan bunuh diri.” Tentu yang dimaksud olehnya adalah supaya kita menjadi semakin siap dalam mengarungi kehidupan ini, tidak hanya menyerah pada perputaran roda tersebut.

Pendapat Martha Tilaar dan Miguel de Unamuno sebenarnya sudah lebih dahulu dikatakan oleh seorang tokoh Alkitab yaitu Ishak, seperti dalam bacaan di atas. Mungkin saat ini anda mengalami nasib yang kurang menguntungkan. Anda tidak berharta banyak, dan tergolong pas-pasan dalam kepandaian atau termasuk yang tersingkirkan dalam persaingan kehidupan ini. Yakinlah, jika anda berusaha sungguh-sungguh, maka anda akan melemparkan kuk itu dari tengkuk anda. Tetapi jangan lupa bahwa Tuhanlah yang memberikan kekuatan bagi anda untuk berusaha, oleh seba itu tetaplah mengandalkan Tuhan dalam setiap usaha anda. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, tambahkan imanku dan beri aku kemampuan untuk terus berusaha mengubah hidupku menjadi lebih baik lagi dari sekarang. Aku percaya, bersama dengan Engkau masa depanku cerah ceria. Amin.