Kencan Dengan Tuhan. Kamis, 11 Februari 2016

Bacaan:
Yohanes 6:9
“Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?”

Renungan:
Sifat yang mau mendengarkan perkataan dan nasihat harus dididik dan dipupuk mulai dari kecil. Jika seorang anak sejak kecil sudah terbiasa untuk membantah atau selalu dituruti keinginannya, maka ketika besar akan susah untuk diberi nasihat. Di televisi pernah ditayangkan beberapa anak mulai dari yang berumur 2 tahun sudah dituruti keinginannya untuk merokok, akhirnya salah satu anak tersebut hingga usia remajanya tidak dapat melepaskan diri dari kebiasaan merokok. Semua nasihat para pakar yang diberikan kepadanya tidak diturutinya. Anak ini sudah tumbuh menjadi anak yang tidak bisa menerima nasihat lagi. Jika orang tua menyayangi anak-anaknya, didiklah anak-anak tersebut menjadi anaknyang mau mendengar nasihat. Firman Tuhan dalam Kolose 3:20 berkata, “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.” Seperti anak kecil yang membawa bekal 5 roti dan 2 ikan, dia taat akan nasihat orang tuanya untuk membawa bekal. Akhirnya ia bisa dipakai oleh Tuhan untuk menjadi berkat bagi ribuan orang. Tuhan hanya memerlukan ketaatan kita agar kita bisa dipakai olehNya. Kita harus mulai belajar taat sejak kecil di dalam lingkungan keluarga, sekolah, gereja dan masyarakat. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, buka hatiku agar aku mau taat mulai dari hal-hal yang kecil di dalam hidupku. Sehingga pada akhirnya akupun mampu taat pada hal-hal besar yang dipercayakan padaku. Yesus aku rindu Kau pakai menjadi alatMu untuk memberkati banyak orang melalui ketaatanku. Amin. (Dod).