Kencan Dengan Tuhan. Kamis, 4 Februari 2016

Bacaan:

Mazmur 127:5 “Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.” .

Renungan:

Ada begitu banyak orang memilih untuk mendapatkan hasil yang biasa-biasa, yang bisa diperoleh tanpa perjuangan yang keras. Mengapa hal ini terjadi? Mungkin karena takut untuk memulai dan takut gagal. Seorang bijak berkata, “Jangan buang waktumu dengan menangisi susu yang tumpah, sementara si sapi masih hidup, kembalilah dan perah sapimu lagi.” Artinya kegagalan adalah hal yang lumrah. Kalau gagal maka kita harus terus mencoba dengan semangat yang baru. Timothy L. Griffith berkata, “Mereka yang berhasil tidak hanya tegar hati, mereka juga pekerja keras yang percaya kepada kemampuannya sendiri.” Orang yang menanamkan dalam hatinya bahwa tidak ada kata-kata tidak bisa dalam hidupnya, terlebih karena Tuhan menyertai langkah-langkahnya, pasti akan terus mencoba meraih impian-impian dalam hidupnya. Di atas semua sikap mental positif yang kita bangun, sertakanlah Tuhan Yesus dalam setiap rencana kita. Dengan doa yang tidak putus, iman yang teguh dan perkenanan Tuhan atas langkah-langkah kita, apapun yang kita kerjakan niscaya akan membuahkan hasil. “Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.” (Mzm 1:3). Tuhan memberkati.

Doa:

Yesus, masuklah dalam hatiku agar aku bisa mempunyai hati yang tidak pernah menyerah untuk melakukan kehendak Bapa walaupun keadaan yang kuhadapi sangat sulit dan tidak memungkinkan. Aku percaya, bersama Engkau aku bisa melakukannya semuanya. Amin. (Dod).