Kencan Dengan Tuhan. Minggu, 14 Februari 2016

Bacaan:

Amsal 3:3

“Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu.”

Renungan:
Cinta sejati bagaikan sepasang sepatu. Kita harus punya 2 dan keduanya harus cocok. Cinta tidak mencari perbedaan, tetapi berusaha untuk saling melengkapi. Ada saatnya jatuh cinta dan ada saatnya bangun cinta. Pada masa muda atau masa pacaran sampai pada tahun-tahun pertama pernikahan, anda disebut sebagai orang yang jatuh cinta. Orang yang jatuh cinta melihat segala sesuatu serba indah dan baik adanya. Hal yang buruk dan yang kurang juga dianggap baik, sehingga tidak ada upaya untuk memperbaiki diri. Berbeda dengan orang yang bangun cinta. Ia tidak hanya melihat semuanya indah, tetapi sanggup melihat kekurangan pasangannya. Namun keduanya berusaha untuk saling melengkapi dan memperbaiki diri untuk lebih baik lagi. Satu sama lain saling mengoreksi dengan dilandasi kasih, bukan karena ingin menyindir atau sentimen. Dasarilah persahabatan, hubungan anda dengan pasangan dan pernikahan anda dengan kasih sejati, yaitu kasih yang dari Tuhan, yang disebut kasih agape. Kasih agape adalah kasih yang tidak menuntut balasan, semata-mata hanya untuk memberi dan berusaha membahagiakan pasangannya. Ia menyatakan kasihnya dengan tulus dan dari dasar hati yang paling dalam. Cinta sejati adalah cinta yang dapat dan mampu berpandang-pandangan sampai tua dan seumur hidup. Bangunlah persahabatan, percintaan dan pernikahan anda dengan intim dan harmonis. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, di hari kasih sayang ini, ijinkanlah aku untuk membagi kasihMu pada orang-orang yang ada di sekitarku secara khusus ….. Kuduskankanlah aku agar kasih dan perhatianku benar-benar tulus dan bukan didasari atas pamrih. Yesus, jadikanlah hatiku seperti hatiMu. Amin. (Dod).