Kencan Dengan Tuhan. Minggu, 17 Juli 2016

Bacaan:

Habakuk 2:6

“Bukankah sekalian itu akan melontarkan peribahasa mengatai dia, dan nyanyian olok-olok serta sindiran ini: Celakalah orang yang menggaruk bagi dirinya apa yang bukan miliknya β€” berapa lama lagi? β€” dan yang memuati dirinya dengan barang gadaian.”

Renungan:

Kekayaan dan uang yang banyak merupakan impian hampir semua orang. Kita bekerja keras dengan harapan mendapatkan penghasilan yang lebih guna meningkatkan taraf hidup. Tetapi, karena begitu terobsesi dengan uang dan kekayaan, banyak orang mengambil jalan pintas yang salah. Uang dan kekayaan bisa membutakan mata orang sehingga tidak lagi peduli dengan cara apa ia mendapatkan semua itu. Terkadang kita bertanya kepada Tuhan mengapa Ia berdiam diri terhadap orang-orang yang tidak jujur. Mereka semakin merajalela dengan kejahatan mereka dan sepertinya mereka aman-aman saja. Orang bahkan menyebut mereka sebagai orang yang diberkati Tuhan. Tuhan tidak menyukai hal ini. Firman Tuhan terhadap mereka yang menggaruk bagi dirinya sendiri apa yang bukan miliknya, “Celakalah mereka ….” Mazmur 37:16-17 berkata, “Lebih baik yang sedikit pada orang benar dari pada yang berlimpah-limpah pada orang fasik; sebab lengan orang-orang fasik dipatahkan, tetapi Tuhan menopang orang-orang benar.”Β Tetaplah berjalan pada jalan Tuhan, berusahalah dan harapkan berkat yang berkenan padaNya. Jangan menempuh jalan yang tidak jujur, karena jalan itu menawarkan sesuatu yang hanya bersifat sementara. Akan tiba saatnya Tuhan menuntut orang-orang yang berlaku tidak jujur, karena apa yang mereka dapatkan dengan cara yang tidak jujur, akan berteriak-teriak mengumandangkan kejahatan mereka di dalam hatinya dan di hadirat Tuhan. Tuhan memberkati.

Doa:

Yesus, ampunilah aku kalau selama ini aku sering bertindak tidak jujur. Banyak hal kulakukan untuk mencari aman dalam hidupku, sehingga banyak cara yang tidak Kau kehendaki, aku lakukan. Yesus ubahlah hidupku ini. Amin. (Dod).