Kencan Dengan Tuhan. Selasa, 5 Juli 2016

Bacaan:

Kolose 3:17
“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”

Renungan:
Ada sebuah puisi yang dikarang oleh George MacDonald berjudul “The Hidden Life” (Hidup yang tersembunyi). Puisi tersebut menceritakan tentang seorang cendikiawan berbakat asal Skotlandia yang meninggalkan karir akademisnya yang bergengsi demi menemani ayahnya yang telah lanjut usia dan mengurusi peternakan keluarganya. Di sana ia mengerjakan apa yang disebut MacDonald sebagai perbuatan sepele dan pekerjaan manusiawi yang sederhana. Teman-teman sang cendikiawan mengeluhkan bahwa ia sedang menyia-nyiakan bakatnya. Mungkin anda juga sedang melayani di suatu tempat yang tersembunyi dan melakukan pekerjaan biasa-biasa saja. Orang lain mungkin melihatnya sebagai kesia-siaan. Namun Allah tidak menyia-nyiakan apa pun. Setiap tindakan kasih yang dipersembahkan kepadaNya senantiasa diingat dan memberi dampak kekal. Setiap tempat, sekecil apapun itu, merupakan tempat suci. Kita memberikan pengaruh tidak hanya lewat ucapan dan tindakan mulia. Pengaruh juga dapat berupa pekerjaan manusiawi yang sederhana, lewat kehadiran dan kesediaan kita untuk mendengarkan, memahami kebutuhan, mengasihi dan mendoakan sesama. Inilah yang membuat pekerjaan sehari-hari menjadi suatu ibadah dan pelayanan. Maukah kita melakukan pekerjaan yang Tuhan percayakan saat ini dengan kesungguhan hati? Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, ajarilah aku untuk mau melayani Engkau melalui pekerjaan kecil yang setiap hari kulakukan. Mampukan aku untuk melakukan semuanya dengan ketulusan hati dan tidak bersungut-sungut, sehingga apa yang kukerjakan itu dapat menyenangkan hatiMu dan berbuah berkat bagi sesamaku. Amin. (Dod).