Kencan Dengan Tuhan. Minggu, 14 Agustus 2016

Bacaan:

Yesaya 43:4
“Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, …”

Renungan:
Colin Hart adalah seorang desainer yang mencetuskan sebuah ide untuk membuat tali sepatu dengan bahan benang emas 24 karat yang dipesan secara khusus kepada pengrajin emas kuno di Columbia. Untuk membuat sepasang tali sepatu itu dibutuhkan waktu 120 jam. Supaya semakin memberikan nilai lebih, maka tali sepatu emas itu hanya diproduksi sebanyak 10 pasang saja. Kini oleh Hart tali sepatu emas bergengsi itu diberi label “Mr. Kennedy” dengan harga US$ 19.000 atau sekitar Rp 160 juta.
Kita tentu tahu bahwa tali sepatu bukanlah sebuah benda yang dianggap berharga ataupun mewah. Namun ketika tali sepatu itu dilapisi oleh benang emas, ia menjadi sesuatu yang berharga dan memiliki harga jual yang tinggi. Kita pun mungkin seperti tali sepatu itu. Secara fisik mungkin kita tidak cantik atau tampan. Secara materi mungkin kita tidak kaya. Tetapi sebagai umat kepunyaan Tuhan yang telah ditebus, diri kita kini seperti tali sepatu yang dilapisi emas.
Oleh karena itu, apapun latar belakang kita dan bagaimanapun keberadaan kita sekarang, kita tetap berharga di mata Tuhan. Mari kita memandang diri kita sebagaimana Tuhan memandang, yaitu sebagai ciptaan yang berharga. Dengan demikian kita juga harus memperlakukan diri kita sedemikian berharga, jangan mengotori, menajiskan, menyia-nyiakan dan jangan menyiksanya. Ingatlah, kelak kita harus bertanggung jawab atas keberadaan diri kita di hadapan Tuhan. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, aku bersyukur kepadaMu karena aku berharga di mataMu. Jangan biarkan aku menajiskan diriku dengan hal-hal yang merusak keberhargaanku ini dengan pornografi, seks bebas, narkoba, dendam, kebencian dan kesombongan. Tapi bawalah aku untuk semakin menguduskan diriku bagiMu. Amin. (Dod).