Kencan Dengan Tuhan. Sabtu, 20 Agustus 2016

Bacaan:

1 Timotius 1:1
“Dari Paulus, rasul Kristus Yesus menurut perintah Allah, Juruselamat kita, dan Kristus Yesus, dasar pengharapan kita.”

Renungan:
Seorang gadis bernama Carol mengalami kecelakaan sehingga kakinya harus diamputasi. Situasi buruk tersebut tidak membuat ia kehilangan harapan kepada Yesus. Ia percaya bahwa Tuhan tetap mengasihinya dan masih mau memakainya untuk berkarya bagiNya walau keadaan sepertinya berkata lain. Pikiran positif itu tercermin dari ungkapan isi hatinya yang ia utarakan di depan umum, “Saya melihat gadis-gadis yang berjalan tanpa ketimpangan dan saya ingin berjalan seperti mereka. Saya tidak dapat, namun inilah yang dapat saya pahami dan sekaligus ingin saya beritahukan kepada anda semua; bukan cara berjalan anda yang diperhitungkan, namun siapa yang berjalan dengan anda dan dengan siapa anda berjalan.”
Setiap kita tentu punya harapan. Harapan ialah keinginan akan sesuatu untuk menjadi kenyataan. Sayangnya, banyak orang tidak siap menerima kenyataan ketika keadaan dirinya seakan-akan tidak mendukung untuk terwujudnya harapan tersebut. Mereka menjadi kecewa dan akhirnya marah kepada Tuhan. Tetapi tidak demikian seharusnya bagi orang yang percaya pada Yesus. Keberadaan Yesus di dalam hati kita menjadi dasar segala harapan dalam semua segi kehidupan kita. Itulah yang ditegaskan Paulus di dalam suratnya kepada Timotius.
Mungkin saat ini kita sedang mengalami keadaan yang seolah-olah memaksa kita untuk tidak usah berharap lagi. Ingat, apapun keadaan kita, jangan pernah berhenti berharap di dalam Yesus. Yesuslah dasar pengharapan kita. Seperti Carol tetap memiliki harapan meskipun dalam keadaan tersulit, demikianlah hendaknya kita. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, beri aku hati yang selalu berharap padaMu walau keadaan yang kualami saat ini tidak seperti yang kuinginkan. Aku percaya, di dalam pengharapanku padaMu ada jalan keluar terbaik yang membuat aku tetap bersukacita. Amin. (Dod).